Tuesday, 9 June 2026
"Risk comes from not knowing what you're doing" – Warren Buffett
Indikator Ekonomi

Global Market
Indeks Dollar (DXY) melemah -0.024 poin (-0.02%) di level 100.045, Dow Jones melemah 0.16%, S&P 500 menguat 0.30%, dan Nasdaq menguat 0.86%, sedangkan harga UST bergerak melemah dengan yield tenor 5 tahun naik 2.20 bps di level 4.291% dan yield tenor 10 tahun naik 3.30 bps di level 4.564%.
Israel menyerang pabrik petrokimia di barat daya Iran, bersamaan dengan serangan di tempat lain terhadap target militer. Hal itu terjadi meskipun Presiden Donald Trump dilaporkan telah meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menahan diri dari serangan lebih lanjut.
Indeks saham Korea Selatan turun hampir 9% pada Senin (8/6/2026), memicu penghentian perdagangan saham. Ini setelah data pekerjaan Amerika Serikat yang kuat meningkatkan spekulasi pasar saham terhadap kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika, sehingga memicu aksi jual di pasar.
Indonesia
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 4,52% atau terpangkas 252 poin ke level 5.342,14 pada penutupan perdagangan Senin (8/6/2026). Ada sebanyak 661 saham yang turun jadi pemberat IHSG, sementara 78 saham menguat dan 78 saham stagnan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fiskal masih cukup kuat dan jauh dari kondisi pengetatan, dengan kas pemerintah saat ini mencapai Rp 513 triliun.
Bank Indonesia mengumumkan, posisi cadangan devisa Indonesia sebesar USD 144,9 miliar hingga akhir Mei 2026. Jumlah tersebut turun USD 1,3 miliar dibandingkan posisi akhir April 2026 yang mencapai USD 146,2 miliar.
Investor memperhatikan sejumlah keputusan kebijakan terbaru, termasuk revisi undang-undang yang memberikan parlemen kewenangan lebih besar dalam mengarahkan bank sentral serta menambahkan target pertumbuhan sektor riil dalam mandatnya. Hal ini dinilai dapat mengganggu independensi kebijakan moneter.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.