The Product


The Product


Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.

Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.


Investasi dan Asuransi

Savings

Mutual Fund

Bonds

Treasury

Bancassurance


Info Investasi


Emerald Daily Update 2 Juli 2026

Thursday, 2 July 2026

"Financial freedom is available to those who learn about it and work for it." – Robert Kiyosaki

Indikator Ekonomi

Indikator

Global Market

Indeks Dollar (DXY) (01/07) naik +0.205 poin (+0.20%) di level 101.392, Dow Jones melemah -0.03%, S&P 500 melemah -0.22%, dan Nasdaq melemah -0.66% dimana adanya rilis data ekonomi AS yang beragam yaitu revisi data PMI manufaktur AS yang masih ekspansif meski PMI ISM Juni melambat ke 53.3 dan ADP Employment Change melemah ke 98k, sementara Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan komitmen menjaga inflasi tetap di target 2% tanpa memberi sinyal jelas soal keputusan suku bunga Juli.

Kevin Warsh menegaskan preferensinya untuk mengurangi portofolio obligasi bank sentral dan menunjuk mantan Gubernur BOE Mervyn King sebagai ketua bersama gugus tugas peninjau kebijakan komunikasi.

AS memutuskan tidak memperbarui pakta dagang dengan Kanada dan Meksiko dan memilih peninjauan tahunan, meski USMCA tetap berlaku selama satu dekade kecuali ada negara yang menarik diri.

Inflasi zona euro turun lebih dari perkiraan menjadi 2,8% pada Juni dari 3,2% di bulan sebelumnya,dimana Presiden ECB Christine Lagarde menyebut risiko inflasi dan pertumbuhan kini lebih seimbang.

Bank-bank besar Korea Selatan memperkuat meja perdagangan di London dan Seoul untuk mempersiapkan perdagangan won 24 jam mulai Senin, di tengah won yang mendekati level terendah sejak 2009.

Indonesia

IHSG (01/07) naik +0.92% di 5,695, dengan sektor yang paling menguat adalah energy, basic materials, dan infrastructures. Hal ini disebabkan investor optimis dengan laporan keuangan Q2 dan sentimen eksternal yang membaik dimana penguatan bursa asia dan optimisme terkait perkembangan geopolitik.

BPS mencatat defisit neraca perdagangan pertama dalam 6 tahun sebesar -1,6 miliar USD pada Mei 2026, dipicu ekspor yang anjlok -5,7% dan impor yang melonjak 22% akibat kenaikan impor minyak dan gas sebesar 17%, sementara inflasi Juni 2026 naik menjadi 3,34% (YoY) dan 0,44% (MoM).

PMI manufaktur Indonesia versi S&P Global turun tajam ke 46,9 pada Juni 2026 dari 50,0 pada Mei 2026, akibat menurunnya permintaan terhadap barang manufaktur Indonesia.

Index Saham

Sumber data : Bloomberg.

Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Divisi Wealth Management.

Manara BNI Lantai 7.

Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.

www.bni.co.id/emerald.

  • Kurs Valas
  • Konversi

Konversi Mata Uang

Special Rates
TT Counter
Bank Notes

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda.

Download di App Store
Download di Play Store