The Product


The Product


Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.

Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.


Investasi dan Asuransi

Savings

Mutual Fund

Bonds

Treasury

Bancassurance


Info Investasi


Emerald Daily Update 12 Agustus 2026

Rabu, 12 Agustus 2026

"Financial freedom is available to those who learn about it and work for it." – Robert Kiyosaki

Indikator Ekonomi

Indikator

Global Market

Indeks Dollar (DXY) (11/08) naik +0.017 poin (+0.02%) di level 99.828. Dow Jones melemah 0.34%, S&P 500 melemah 0.32%, dan Nasdaq melemah 0.60%. Indeks melemah tertekan oleh saham-saham teknologi utama, dimana harapan investor bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka mulai memudar.

DXY bergerak menguat ditengah kabar Menteri Pertahanan Pakistan menyatakan bahwa AS dan Iran "mendekati semacam kesepakatan" terkait Selat Hormuz, dengan situasi yang "mengarah pada perdamaian".

Inflasi AS kemungkinan melandai pada bulan Juli menjadi 3,4% secara tahunan (year-on-year) dari sebelumnya 3,5%.

Kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup naik 1,3% menjadi US$83,20 per barel & minyak mentah Brent naik 1,4% menjadi US$88,91 per barel. Kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran mengenai tekanan inflasi, sementara perlambatan tajam perekrutan tenaga kerja menimbulkan pertanyaan mengenai kekuatan konsumsi masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.

Indonesia

IHSG (11/08) turun -1.53% di 6,267, dengan sektor yang paling melemah adalah sektor industrials, consumer cyclicals & technology. USD/IDR (11/08) naik +80.00 poin ditutup di 17,835 dengan pelemahan Rupiah secara YtD 6.96%. Tekanan terhadap rupiah berlangsung ketika pelaku pasar menantikan pengumuman inflasi konsumen AS periode Juli pada Rabu (12/8/2026) waktu setempat.

Hasil lelang SBSN (11/08) mencatat total bid income sebesar IDR 39.08 T dengan nominal yang diserap sebesar Rp 12.00 T dari target indikatif sebesar Rp 12 T, dimana seri yang paling diminati investor adalah seri PBS030.

Data penjualan ritel Indonesia yang masih mengalami kontraksi. Penjualan ritel turun 3,0% secara tahunan pada Juni 2026, meski membaik dari kontraksi 3,9% yoy pada Mei 2026.

Pemerintah mengkaji pembatasan pembelian Pertalite bersubsidi, khususnya bagi masyarakat kelompok ekonomi atas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut salah satu skema yang dipertimbangkan adalah membatasi subsidi untuk desil 9 dan 10.

Index Saham

Sumber data : Bloomberg.

Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Divisi Wealth Management.

Manara BNI Lantai 7.

Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.

www.bni.co.id/emerald.

  • Kurs Valas
  • Konversi

Konversi Mata Uang

Special Rates
TT Counter
Bank Notes

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda.

Download di App Store
Download di Play Store