Jumat, 14 Agustus 2026
"Financial freedom is available to those who learn about it and work for it." – Robert Kiyosaki
Indikator Ekonomi

Global Market
Indeks Dollar (DXY) (13/08) turun -0.050 poin (-0.05%) di level 99.964. Dow Jones menguat 0.13%, S&P 500 menguat 0.65%, dan Nasdaq menguat 0.81%. Indeks saham menguat seiring harga minyak turun dan investor mencerna data inflasi terbaru.
DXY bergerak melemah terbatas setelah rilis data initial jobless claims yang mengalami peningkatan ke level 209k, menandakan kontraksi dalam ketenagakerjaan AS serta rilis data PPI tahunan AS yang menurun ke level 4.70%.
Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun lebih dari 2% ke level $87.07 , sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) turun ke level $81.25. Penurunan ini terjadi ketika investor mempertimbangkan melemahnya permintaan minyak di tengah perang AS-Iran yang masih berlangsung.
Amerika Serikat bersiap menjual obligasi bertenor 30 tahun senilai $25 miliar dengan biaya pinjaman tertinggi sejak tahun 2001.
Pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi mendukung kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh Bank of Japan, dengan langkah selanjutnya kemungkinan akan diambil pada bulan September atau Oktober.
Indonesia
IHSG (13/08) turun -1.13% di 6,301, dengan sektor yang paling melemah adalah basic materials, energy, dan industrials. USD/IDR (13/08) turun -5.00 poin ditutup di 17,865 dengan pelemahan Rupiah secara YtD 7.17%. Bursa saham Indonesia ditutup melemah akibat pengumuman rebalancing MSCI.
Pengelola indeks MSCI resmi mendepak 10 saham Indonesia pada evaluasi Agustus 2026 dari indeks Global Standard dan Small Cap, seiring berlanjutnya pembekuan bobot saham RI dan adanya ancaman penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market jika reformasi pasar modal tak kunjung membaik hingga November 2026.
Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato tahunan kepada rakyat Indonesia dan memaparkan rancangan anggaran tahun 2027. Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan pada pagi hari dimana beliau akan menyampaikan pencapaian 2026 dan prioritas pemerintah kedepan. Di siang hari Presiden akan menyampaikan pidato pengantar/keterangan pemerintah atas Rancangan UU APBN 2027 sekaligus nota keuangan.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.