Emerald Daily Update 17 April 2026 - Produk | BNI Emerald
Chat With Us
Chat With Us
 
 
 
 
 
 
 

Produk

Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.

INVESTASI DAN ASURANSI


INFO INVESTASI

 

Emerald Daily Update 17 April 2026

Monday, 17 April 2026

"Never depend on a single income. Make an investment to create a second source." – Warren Buffet.

Indikator Ekonomi

Indikator

Global Market

Bursa ekuitas Wall Street menghijau, Kamis, dengan S&P 500 dan Nasdaq kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, didorong optimisme bahwa fase terburuk konflik Timur Tengah telah berlalu. Penguatan terjadi setelah Israel menyetujui gencatan senjata sementara dengan Lebanon, serta pernyataan Presiden Donald Trump yang mengindikasikan kemungkinan pertemuan lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan ini.

Bursa ekuitas Eropa nyaris tidak berubah pada akhir perdagangan Kamis, seiring pelaku pasar mencermati perkembangan menuju kemungkinan penyelesaian konflik di Timur Tengah serta gelombang terbaru laporan kinerja perusahaan. Di tengah musim laporan keuangan perusahaan Eropa yang sedang berlangsung, investor mencari petunjuk penting terkait sejauh mana ketidakpastian geopolitik memengaruhi kinerja korporasi.

Ekonomi China mengalami percepatan pada kuartal pertama, didukung oleh pertumbuhan ekspor yang kuat. Nilai ekspor ini mengimbangi domestic demand yang lesu. PDB China tumbuh 5% dalam tiga bulan hingga Maret, data dari Biro Statistik Nasional menunjukkan pada hari Kamis, meningkat dari 4,5% pada kuartal sebelumnya dan melampaui perkiraan ekonom sebesar 4,8% dalam jajak pendapat Reuters.

Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melandai saat akhir perdagangan hari Kamis (16/4). IHSG turun 2 poin atau -0,03% ke level 7.621. Sebanyak 391,8 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp 17,61 triliun.

Nilai tukar rupiah menguat 4 poin atau 0,03 persen menjadi Rp 17.139 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.143 per dolar AS. Kendati terdapat dorongan penguatan dari membaiknya sentimen global, ruang apresiasi rupiah dinilai masih relatif terbatas karena tekanan eksternal belum sepenuhnya mereda.

Kepemilikan asing pada surat berharga pemerintah Indonesia per 14 April 2026 berada di level 12.69% dan mencatat capital inflow sebesar IDR 4.79 triliun. Selama April terjadi net capital inflow sebesar IDR 11.60 triliun dan selama Ytd terjadi net capital outflow sebesar IDR 13.49 triliun.

Index Saham

Sumber data : Bloomberg.

Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Divisi Wealth Management.

Manara BNI Lantai 7.

Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.

www.bni.co.id/emerald.

  • Kurs Valas
  • Konversi

Konversi Mata Uang

Special Rates
TT Counter
Bank Notes

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda.