Tuesday, 28 April 2026
"Risk comes from not knowing what you are doing." – Warren Buffet.
Indikator Ekonomi

Global Market
Bursa ekuitas Wall Street bergerak hati-hati pada awal pekan, dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatat kenaikan tipis di tengah perdagangan yang cenderung lesu. Investor memilih bersikap wait and see menjelang pekan padat yang diisi rilis laporan keuangan emiten kakap, data ekonomi penting, keputusan kebijakan moneter bank sentral, serta perkembangan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Bursa ekuitas Eropa memulai pekan ini dengan pergerakan lesu, seiring meningkatnya kehati-hatian investor menghadapi jadwal padat pertemuan bank sentral global. Kekhawatiran atas mandeknya pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran turut mendorong kenaikan harga minyak mentah, yang pada gilirannya menekan minat terhadap aset berisiko.
Sebagian besar pasar saham Asia menguat pada hari Senin (27/4) karena investor mengabaikan kemunduran diplomatik antara AS dan Iran. Meskipun meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat harga minyak tetap tinggi.
Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berbalik ke zona merah penutup perdagangan hari Senin. IHSG melemah 22 poin atau -0,32% ke level 7. 106. Sebanyak 327,0 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp16,21 triliun.
Presiden Prabowo Subianto melantik pejabat menteri dan pejabat setingkat menteri dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/26). Dasar hukum pelantikannya, yaitu Keputusan Presiden Nomor 50, 51, 52, dan 53 Tahun 2026.
Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (Pintar Reksa Dana) sebagai upaya untuk meningkatkan pendalaman pasar dengan mendorong partisipasi masyarakat di pasar modal khususnya melalui instrumen reksa dana.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.