Wednesday, 29 April 2026
"Risk comes from not knowing what you are doing." – Warren Buffet.
Indikator Ekonomi

Global Market
Bursa ekuitas Wall Street turun, turun dari level dtertinggi seiring munculnya kembali kekhawatiran terhadap prospek sektor kecerdasan buatan (AI), hanya beberapa hari sebelum sejumlah raksasa teknologi merilis laporan keuangan kuartalan. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 25,86 poin atau 0,05% menjadi 49.141,93, sementara S&P 500 melemah 35,11 poin atau 0,49% ke posisi 7.138,80, dan Nasdaq Composite Index turun 223,30 poin atau 0,90% jadi 24.663,80.
Bursa ekuitas Eropa melemah mendekati level terendah dalam tiga minggu, seiring kombinasi laporan keuangan perusahaan yang beragam, ketidakpastian konflik di Timur Tengah, serta sikap hati-hati investor menjelang keputusan penting bank sentral pekan ini.Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,37% atau 2,26 poin menjadi 606,58.
Laju saham Asia terhambat pada hari Selasa karena investor mempertimbangkan gejolak geopolitik di Timur Tengah. BOJ mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak berubah di 0,75% tetapi tiga dari sembilan anggota dewan mengusulkan kenaikan. Menggaris bawahi meningkatnya kekhawatiran atas inflasi yang dipicu oleh perang.
Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan jatuh ke zona merah pada perdagangan hari Selasa (28/4). IHSG melemah 34 poin atau -0,48% ke level 7.072. Sebanyak 314,4 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp16,98 triliun.
Perhatian pasar akan mengarah pada perkembangan pasar modal Indonesia, mulai dari hasil pertemuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan MSCI, reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto, hingga pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai prospek IHSG dan target pertumbuhan ekonomi pemerintah.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.