Thursday, 30 April 2026
"Risk comes from not knowing what you are doing." – Warren Buffet.
Indikator Ekonomi

Global Market
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 280,12 poin atau 0,57% menjadi 48.861,81, S&P 500 turun tipis 2,82 poin atau 0,04% ke posisi 7.135,98, sementara Nasdaq Composite Index justru menguat 9,44 poin atau 0,04% jadi 24.673,24. Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) kembali mempertahankan suku bunga di level 3,50-3,75%. Keputusan ini diambil di tengah besarnya perpecahan suara dalam tubuh The Fed.
Bursa ekuitas Eropa berakhir di zona merah dan menyentuh level terendah dalam tiga pekan, Rabu, seiring kombinasi hasil kinerja emiten yang beragam serta data ekonomi yang menunjukkan dampak signifikan dari perang Iran terhadap perekonomian kawasan. Pelaku pasar juga cenderung berhati-hati menjelang sejumlah keputusan penting kebijakan moneter global. Indeks saham pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,6% atau 3,62 poin menjadi 602,96.
Pasar saham Asia menemukan pijakannya pada trading hari Rabu sore karena redanya kekhawatiran tentang konflik Iran dan kesehatan sektor AI. Juga soal optimisme atas pendapatan perusahaan yang meningkat, dan perhatian beralih ke keputusan Federal Reserve yang akan diumumkan kemudian.
Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan konsisten di zona hijau hingga akhir perdagangan hari Rabu (29/4). IHSG melaju 28 poin atau +0,41% ke level 7.101. Sebanyak 422,6 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp16,65 triliun. Mayoritas sektor perdagangan menguat yang dipimpin oleh infrastruktur, konsumer primer dan industri, sedangkan sektor hanya sektor teknologi dan barang baku yang terkoreksi hari ini.
Pelaku pasar keuangan Tanah Air akan mencermati sejumlah sentimen penting dari luar negeri. Fokus utama pasar hari ini tertuju pada perkembangan terbaru negosiasi Amerika Serikat (AS)-Iran, arah harga minyak dunia, keputusan Bank Sentral Jepang serta keputusan suku bunga The Federal Reserve.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.