Monday, 4 Mei 2026
"Risk comes from not knowing what you are doing." – Warren Buffet.
Indikator Ekonomi

Global Market
Indeks S&P 500 dan Nasdaq naik ke rekor penutupan tertinggi pada hari Jumat (1/5) akhir pekan ini, didorong oleh laporan laba yang kuat dan penurunan harga minyak mentah, sekaligus menutup periode kenaikan persentase bulanan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. S&P 500 bergabung dengan Nasdaq di wilayah positif, dengan kekuatan sektor teknologi mendorong Nasdaq berada di posisi terdepan. Kedua indeks mencatat kenaikan mingguan keenam berturut-turut, yang merupakan rangkaian kenaikan mingguan terpanjang sejak Oktober 2024.
Indeks saham unggulan London FTSE 100 ditutup sedikit lebih rendah pada hari Jumat (1/5), dikarenakan kerugian pada saham-saham energi kelas berat dan perusahaan farmasi AstraZeneca, sementara libur nasional Inggris yang akan datang mengurangi aktivitas perdagangan. Indeks FTSE 100 berakhir turun 0,1% ke level 10.363,93 poin, sementara indeks saham menengah FTSE 250 naik 0,3%.
Saham Asia ditutup negatif pada hari Kamis karena harga minyak melonjak ke level tertinggi akibat risiko bahwa AS mungkin akan menyerang Iran lagi. Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap stabil. Namun, tiga anggota dewan Fed memilih untuk menghentikan kecenderungan pelonggaran kebijakan moneter bank sentral dalam keputusan yang paling terpecah sejak tahun 1992.
Indonesia
IHSG (30/04) turun -2.03% di 6,956, dengan sektor yang paling melemah adalah industrials, infrastructures, serta basic materials. Pada pasar saham Indonesia, per tanggal 30 April 2026 asing mencatatkan net capital outflow sebesar IDR 1.48 T. Kemudian selama April net capital outflow sebesar IDR 17.02 T dan secara Ytd net capital outflow sebesar IDR 49.87 T.
Kepemilikan asing pada surat berharga pemerintah Indonesia per 24 April 2026 berada di level 12.70% dan mencatat capital inflow sebesar IDR 1.58 T. Selama April terjadi net capital inflow sebesar IDR 5.10 T meski selama Ytd terjadi net capital outflow sebesar IDR 19.99 T.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.