Emerald Daily Update 19 Mei 2026 - Produk | BNI Emerald
Chat With Us
Chat With Us
 
 
 
 
 
 
 

Produk

Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.

INVESTASI DAN ASURANSI


INFO INVESTASI

 

Emerald Daily Update 19 Mei 2026

Tuesday, 19 Mei 2026

"Risk comes from not knowing what you are doing." – Warren Buffet.

Indikator Ekonomi

Indikator

Global Market

Pakistan disebut telah menyampaikan proposal perdamaian baru dari Iran kepada AS. Dalam usulan terbaru, Iran kembali mendorong penghentian perang, pembukaan kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, serta pelonggaran sanksi maritim. Di sisi lain, AS mempertimbangkan pelonggaran sementara sanksi minyak selama proses negosiasi berlangsung, meski belum ada konfirmasi resmi dari Washington, AS juga dikabarkan mulai berencana melakukan pelepasan sebagian aset Iran yang dibekukan di luar negeri serta kemungkinan pelonggaran terbatas aktivitas nuklir sipil di bawah pengawasan internasional.

Harga minyak naik sekitar 3% dan menyentuh level tertinggi dalam dua pekan pada Senin kemarin, seiring kekhawatiran gangguan pasokan akibat perang Iran menutupi laporan bahwa AS setuju melonggarkan sanksi minyak Iran selama pembicaraan berlangsung. Brent Oil kontrak Juli naik US$ 2,84 atau 2,6% dan ditutup di US$ 112,10 per barel. Sementara WTI kontrak Juni naik US$ 3,24 atau 3,1% dan ditutup di US$ 108,66 per barel.

Pertumbuhan ekonomi China mengalami perlambatan secara menyeluruh pada bulan April 2026. Sektor investasi kembali mencatatkan penurunan, mengindikasikan bahwa lonjakan ekspor tidak lagi mampu menopang pelemahan ekonomi di dalam negeri. Berdasarkan data NBS, investasi aset menyusut 1.6% pada 4 bulan pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, sektor ini sempat tumbuh 1.7% pada kuartal pertama. Sementara itu, angka penjualan ritel hanya tumbuh tipis 0.2% pada bulan April.

Indonesia

IHSG kembali melanjutkan bearish pada perdagangan Senin (18/5/2026). IHSG ditutup melemah 1,84% atau terpangkas 124,08 poin ke level 6.599,24, dan mencatatkan koreksi 5 hari berturut-turut.

Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio meminta Gubernur BI Perry Warjiyo untuk mundur dari jabatannya seiring nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melanjutkan pelemahannya kemarin hingga tembus Rp17.600/US$. Rupiah saat ini merupakan yang terlemah sepanjang sejarah.

Index Saham

Sumber data : Bloomberg.

Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Divisi Wealth Management.

Manara BNI Lantai 7.

Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.

www.bni.co.id/emerald.

  • Kurs Valas
  • Konversi

Konversi Mata Uang

Special Rates
TT Counter
Bank Notes

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda.