Thursday, 11 June 2026
"Risk comes from not knowing what you're doing" – Warren Buffett
Indikator Ekonomi

Global Market
Indeks Dollar (DXY) (10/06) menguat +0.038 poin (+0.04%) di level 99.947, Dow Jones melemah 1.87%, S&P 500 melemah 1.62%, dan Nasdaq melemah 1.98%, sedangkan harga UST bergerak melemah dengan yield tenor 5 yr naik 3.50 bps di level 4.281% dan yield tenor 10 yr naik 3.50 bps di level 4.553%.
Situasi keamanan di Timur Tengah berada di ambang perang terbuka berskala besar. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah meluncurkan serangan balasan masif yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania, serta 21 target strategis lainnya di kawasan Teluk pada Rabu (10/6/2026).
Bank Sentral Amerika Serikat Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya untuk sisa tahun 2026. sebagian besar ekonom mengatakan tekanan inflasi saat ini didorong oleh guncangan energi terkait perang di Timur Tengah kemungkinan bersifat sementara.
Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 155,72 poin atau 2,71% ke 5.902,37 pada akhir perdagangan Rabu (10/6/2026). Sebanyak 571 saham naik, 148 saham turun dan 96 saham stagnan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan nilai tukar rupiah hingga awal Juni 2026 masih berada dalam tekanan akibat berbagai faktor eksternal dan domestik. Pemerintah meyakini kondisi tersebut akan membaik pada paruh kedua tahun ini seiring menguatnya koordinasi kebijakan dan meningkatnya kepercayaan investor.
Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Mei 2026 menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang masih terjaga. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Mei 2026 yang berada di level 129,7 atau sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 129,6.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI juga meningkatkan imbal hasil instrumen moneter dan pemberian sejumlah insentif bagi investor asing agar aliran modal masuk ke Indonesia semakin meningkat dan memperkuat rupiah.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.