Monday, 22 June 2026
"Risk comes from not knowing what you're doing" – Warren Buffett
Indikator Ekonomi

Global Market
Indeks Dollar (DXY) (19/06) ditutup flat di 100.849, dengan pasar saham dan obligasi AS tutup di tengah libur nasional AS.
Negosiasi perdamaian AS-Iran terkait isu nuklir dan pembukaan Selat Hormuz tengah berlangsung di Swiss, diwarnai oleh kenaikan harga minyak dan melemahnya pasar berjangka AS. Namun, Donald Trump mengancam serangan balasan jika Hizbullah terus menyerang Israel.
Gubernur Fed Michelle Bowman berbicara pada makan malam pribadi yang diselenggarakan oleh BofA beberapa jam setelah menghadiri FOMC Meeting, sebuah periode di mana para pejabat dilarang berkomentar tentang kebijakan moneter. Meski begitu, Bowman mengatakan bahwa dia tidak melanggar kebijakan bank sentral.
Ekspor beberapa mineral penting Tiongkok ke Jepang tetap berada pada level rendah pada bulan Mei, memperpanjang penurunan di tengah perselisihan antara kedua negara mengenai Taiwan dan kemampuan militer.
Keir Starmer mungkin akan menetapkan jadwal pengunduran dirinya sebagai PM Inggris paling cepat hari ini, menurut sumber yang mengetahui hal tersebut, meskipun mereka memperingatkan bahwa hal itu belum pasti. Langkah ini akan membuka jalan bagi Andy Burnham untuk menggantikannya.
Indonesia
Bursa Saham Indonesia (19/06/26), naik 0,08% ditutup di 6,177.139, dengan sektor yang paling menguat adalah Infrastructures, Consumer Non Cyclicals, dan Healthcare. Pada pasar saham Indonesia, per tanggal 19 Juni 2026 asing mencatatkan net capital outflow sebesar IDR 3.19 T. Kemudian selama Juni net capital outflow sebesar IDR 14.27 T dan secara Ytd net capital outflow sebesar IDR 68.24 T.
Kepemilikan asing pada surat berharga pemerintah Indonesia per 18 Juni 2026 berada di level 12.60% dan mencatat capital outflow sebesar IDR 1.62 T. Selama Juni terjadi net capital inflow sebesar IDR 6.98 T meski selama Ytd terjadi net capital outflow sebesar IDR 8.45 T.
USD/IDR (19/06) naik +75.00 poin ditutup di 17,780 dengan pelemahan Rupiah secara YtD 6.63%, dan mata uang Asia bergerak mayoritas melemah.
Sumber data : Bloomberg.
Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Divisi Wealth Management.
Manara BNI Lantai 7.
Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.
www.bni.co.id/emerald.