Emerald Daily Update 8 Juli 2026 - Produk | BNI Emerald
Chat With Us
Chat With Us
 
 
 
 
 
 
 

Produk

Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.

INVESTASI DAN ASURANSI


INFO INVESTASI

 

Emerald Daily Update 8 Juli 2026

Wednesday, 8 July 2026

"Time is your friend; impulse is your enemy." – John C. Bogle

Indikator Ekonomi

Indikator

Global Market

Wall Street ditutup melemah pada 7 Juli 2026. S&P 500 turun 0,4% ke 7.503,85, Dow Jones turun 0,2% ke 52.925,15, dan Nasdaq turun 1,2% ke 25.818,69. Tekanan terbesar datang dari saham teknologi dan AI, setelah investor mulai melakukan profit taking pada sektor yang sebelumnya sudah naik cukup tinggi.

Koreksi saham teknologi dipicu oleh kekhawatiran valuasi sektor AI/chip yang dinilai sudah mahal. Sentimen ini ikut terbawa dari Asia setelah saham Samsung Electronics turun tajam meskipun outlook kinerjanya masih kuat.

Pasar Asia hari ini bergerak mixed cenderung melemah, terutama karena aksi profit taking pada saham teknologi dan semikonduktor. Nikkei Jepang turun sekitar -2,12%, Hang Seng melemah sekitar -0,51%, Sensex India turun tipis sekitar -0,13%, sementara KOSPI Korea Selatan terkoreksi cukup dalam sekitar -5%. Tekanan terbesar datang dari saham chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, meskipun Samsung mencatat kenaikan laba yang kuat. Investor mulai khawatir reli sektor AI/chip sudah terlalu tinggi, sehingga memicu rotasi keluar dari saham teknologi.

Harga minyak kembali menguat setelah muncul laporan serangan terhadap kapal komersial di sekitar Selat Hormuz. Brent naik sekitar 1,6% ke US$73,10/barel, sementara WTI naik sekitar 1,5% ke US$69,60/barel. Kenaikan ini dipicu kekhawatiran gangguan pasokan energi, meskipun kenaikannya masih tertahan oleh ekspektasi suplai yang cukup dari OPEC+ dan pemulihan ekspor kawasan Teluk.

Indonesia

IHSG pada 7 Juli 2026 ditutup menguat +1,19% ke level 5.986,50, mendekati level psikologis 6.000. Penguatan ditopang oleh 10 dari 11 sektor yang bergerak positif, dengan sektor properti menjadi penopang utama, naik 3,23%, disusul consumer cyclicals yang naik 1,70%.

Rupiah ditutup menguat 15 poin atau +0,08% ke level Rp17.980/US$, dari sebelumnya Rp17.995/US$. Penguatan rupiah didukung oleh kenaikan cadangan devisa Indonesia menjadi US$145,6 miliar pada akhir Juni 2026, naik dari US$144,9 miliar pada Mei, sekaligus kenaikan pertama dalam enam bulan terakhir.

Dari pasar obligasi, yield INDOGB 10 tahun berada di sekitar 7,18%. Level yield yang masih tinggi membuat SBN tetap menarik bagi investor yang mencari kupon tetap, sekaligus menjadi salah satu faktor penting untuk menarik capital inflow ke pasar SUN.

Sentimen domestik juga mendapat dukungan dari rencana pemerintah menempatkan dana SAL hingga sekitar Rp400 triliun ke bank-bank Himbara. Langkah ini berpotensi menambah likuiditas perbankan, membantu menurunkan biaya dana, serta memberi ruang lebih besar bagi bank untuk menyalurkan kredit ke sektor riil. Jika berjalan efektif, kebijakan ini dapat menjadi dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Index Saham

Sumber data : Bloomberg.

Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Divisi Wealth Management.

Manara BNI Lantai 7.

Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.

www.bni.co.id/emerald.

  • Kurs Valas
  • Konversi

Konversi Mata Uang

Special Rates
TT Counter
Bank Notes

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda.