Emerald Daily Update 18 September 2026 - Produk | BNI Emerald
Chat With Us
Chat With Us
 
 
 
 
 
 
 

Produk

Pastikan Anda mengetahui Profil Risiko Anda sebelum memulai berinvestasi.

INVESTASI DAN ASURANSI


INFO INVESTASI

 

Emerald Daily Update 18 September 2026

Jumat, 18 September 2026

"Investing isn’t about beating others at their game. It’s about controlling yourself at your own game." – Benjamin Graham

Indikator Ekonomi

Indikator

Global Market

Pada perdagangan Kamis kemarin (17/9) bursa Amerika ditutup menguat, indeks Dow ditutup menguat 0,61%, indeks S&P500 naik 1,14% dan indeks Nasdaq menguat 1,69%. Imbas bank sentral AS The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4%, indeks dolar AS (DXY) naik ke level tertinggi dalam 7 minggu di angka 100,36 terhadap mata yang utama lainnya. Yield US Treasury saat ini bergerak menguat dengan yield tenor 10 tahun turun ke level 4,932%.

Harga minyak turun setelah muncul laporan Arab Saudi yang menawarkan kargo minyak tambahan melalui Oman. Tawaran ini mengurangi kekhawatiran akan gangguan pasokan, tetapi harga WTI Crude masih di atas 100 dolar AS walaupun dalam perdagangannya sempat turun di bawahnya, karena kekhawatiran tentang meluasnya konflik di Timur Tengah.

Pasar saham Eropa bergerak naik tipis pada perdagangan Kamis (17/9). Sentimen resiko terangkat karena harga minyak mentah terus turun dan aksi jual obligasi global sempat mereda setelah The Fed menaikkan suku bunga sesuai dengan perkiraan pasar secara luas. Bank of England menahan suku bunga di level 3,75%, namun berpotensi naik pada November nanti terkait tingginya harga energi saat ini.

Bursa saham Asia menguat tipis pada perdagangan Kamis (17/9) dimana proyeksi investor akan kenaikan suku bunga The Fed bisa mengendalikan inflasi. Pasar bahkan telah memperhitungkan langkah kenaikan suku bunga pada bulan Desember. Sementara itu, Bank of Japan diproyeksikan akan menaikkan suku bunga dari 1% ke 1,25% pada hari ini, tertinggi dalam 31 tahun.

Indonesia

IHSG menguat pada perdagangan Kamis (17/9), ditutup di level 6.462,43, naik 0,40% dengan sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang negatif dengan turun 0,55%. Nilai transaksi mencapai 13,6 triliun rupiah dengan volume perdagangan sebesar 27,44 miliar saham. Sementara itu OJK mencatat rencana IPO tujuh pipeline emiten dengan potensi dana sebesar 4 triliun rupiah.

Pemerintah menyatakan tetap mempertahankan mandatori B50 bio solar pada tahun 2027, dan juga menargetkan produksi E20 dimulai dalam 2 tahun ke depan. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini akan berada pada kisaran 5,2% - 6%, dan nilai tukar rupiah di kisaran 17.300 - 17.800 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah pada perdagangan Kamis (17/9) ditutup di 17.740 per dolar AS. Harga SBN (17/9) bergerak melemah dengan yield tenor 10 tahun naik ke level 7,16%. Kemarin (17/9) hasil lelang SVBI dengan total penerbitan sebesar 235 juta dolar AS dan total outstanding sebesar 3,74 milyar dolar AS. Kepemilikan asing pada surat berharga pemerintah Indonesia per 15 September 2026 berada di level 13,23%. Selama September terjadi net capital outflow sebesar 3,4 triliun rupiah dan selama ytd terjadi net capital inflow sebesar 25,74 triliun rupiah.

Index Saham

Sumber data : Bloomberg.

Disclaimer : Dokumen ini tidak diperuntukan sebagai suatu penawaran, atau permohonan dari suatu penawaran, permintaan untuk membeli atau menjual efek dan segala hal yang berhubungan dengan efek. Seluruh informasi dan opini yang terdapat dalam dokumen ini dengan cara baik telah dihimpun dari atau berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan. Tidak ada pengatasnamaan atau jaminan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari BNI termasuk pihak-pihak lain dari Grup BNI dari mana dokumen ini dapat diperoleh, terhadap keakuratan atau kelengkapan dari informasi yang terdapat dalam dokumen ini. Seluruh pendapat dan perkiraan dalam laporan ini merupakan pertimbangan kami pada tanggal tertera dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

Divisi Wealth Management.

Manara BNI Lantai 7.

Jl. Perjompongan Raya No.7 Jakarta 10210.

www.bni.co.id/emerald.

  • Kurs Valas
  • Konversi

Konversi Mata Uang

Special Rates
TT Counter
Bank Notes

Download wondr by BNI, Banking App untuk transaksi, mendapatkan insight, dan merencanakan life goals Anda.