Berita


BNI Indonesian Masters Kembali Ramaikan Asian Tour di Bulan Desember

Jakarta, 22 Oktober 2019 --- Turnamen golf BNI Indonesian Masters yang sudah sangat dinantikan akan kembali digelar untuk kesembilan kalinya di Royale Jakarta Golf Club pada 12 hingga 15 Desember 2019 mendatang. Selain tetap menjadi bagian dari seri Panasonic Swing, pemenang ajang bergengsi Asian Tour ini juga akan melaju ke World Golf Championships – FedEx St. Jude Invitational yang akan diselenggarakan di tahun 2020.

Dengan menjadi turnamen unggulan Asian Tour, BNI Indonesian Masters akan menghadiahi pemenangnya dengan sedikitnya 20 poin OWGR (Official World Golf Ranking), memastikan banyak pemain mendapatkan keuntungan dari penguraian poin dalam turnamen kedua terakhir musim 2019.

Poin OWGR akan menjadi lebih signifikan karena akan digunakan untuk menentukan kualifikasi 60 pemain untuk pesta Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, Juli mendatang. Ini juga akan menjadi kunci bagi para pemain yang berlomba untuk lolos ke turnamen-turnamen major tahun depan.

Indonesian Masters telah memainkan peran kunci dalam pengembangan olahraga golf di Indonesia dan di Asia Tenggara sejak debutnya pada 2011. Ini menjadi bukti saat Indonesia menyambut Rory Hie yang menjadi juara Asian Tour asal Indonesia untuk pertama kalinya, ketika ia menang di India bulan lalu.

Tahun lalu, pegolf asal Thailand Poom Saksansin berhasil menyisihkan para pesaingnya dan memenangi Indonesian Masters 2018 dengan keunggulan tiga pukulan untuk gelar ketiganya di Asian Tour.

Melalui kemenangan tersebut, Poom menunjukkan bahwa ia tidak mudah tunduk menghadapi jajaran pegolf-pegolf elite, termasuk pemain-pemain ternama seperti Justin Rose dan Henrik Stenson, yang saat itu merupakan pegolf No. 1 dan 27 dalam Official World Golf Ranking (OWGR) pada saat turnamen bergulir.

Poom, yang mencatat keunggulan lima pukulan untuk meraih gelar Asian Tour pertamanya di tahun 2016, merupakan pemain kedua setelah Lee Westwood yang berhasil menjuarai Indonesian Masters lebih dari satu kali. Sebelumnya, Westwood telah memenangi Indonesian Masters tiga kali—di tahun 2011, 2012 dan 2015.

Pegolf asal Austria Bernd Wiesberger menyabet gelar juara Indonesian Masters di tahun 2013, sementara Anirban Lahiri dari India muncul sebagai pemenang pada 2014. Rose mencetak kemenangan ketiganya dalam kurun waktu tujuh minggu saat menjuarai Indonesian Masters 2017 dengan keunggulan delapan pukulan dari pesaing terdekatnya. Ia juga mencetak total skor 29 di-bawah-par (259) dalam empat hari turnamen.

“Mewakili semua anggota kami, saya ingin menyambut kembalinya BNI Indonesian Masters di Asian Tour musim 2019. Indonesian Masters telah berkembang menjadi salah satu acara bergengsi di kawasan Asia Tenggara selama beberapa tahun dan saya percaya bahwa turnamen ini akan menyajikan pekan golf yang meriah saat berlangsung pada Desember nanti,” kata Cho Minn Thant, Komisaris dan CEO Asian Tour.

Indonesian Masters, yang sejak digelar untuk pertama kalinya pada 2011 terus mengalami kemajuan yang pesat, akan didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), sebuah bank pemerintah, untuk keempat kalinya pada Desember ini.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Bisnis Konsumer BNI mengatakan, “Tahun ini kali keempat kami aktif dalam kegiatan Indonesian Masters. Kami rasa ajang Indonesia Master merupakan ajang yang baik untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang potensial untuk berinvestasi melalui BNI. Selain itu besar harapan kami dapat turut serta dalam mengembangkan olahraga golf, serta mampu menjaring pegolf muda berprestasi asal Indonesia yang dapat berbicara dikancah internasional”.

Indonesian Masters merupakan leg ketiga dari Panasonic Swing 2019/20, sebuah seri turnamen berbasis peringkat dengan poin agregat yang mencakup lima turnamen dan diikuti oleh para pemain Asian Tour.

Selain BNI, ajang bergengsi Internasional ini juga didukung oleh Bank BRI. Prilly Savitri, EVP Marketing Communication Bank Rakyat Indonesia menyampaikan dukungannya terhadap ajang Indonesian Masters 2019. “Turnamen bertaraf internasional seperti ini, memberikan pengalaman berharga karena ajang ini diikuti oleh pegolf dari seluruh dunia. Selain untuk mengembangkan olahraga golf di tanah air, turnamen internasional ini juga bagus untuk memperkenalkan Indonesia ke mancanegara," ujar Prilly.

Sementara Hilmi Panigoro selaku Direktur Utama MedcoEnergi mengungkapkan, "Kami sangat mendukung penyelenggaraan Indonesian Masters 2019. Bagi kami acara ini merupakan sebuah acara terkemuka di negeri ini dan kami berharap, partisipasi kami dapat terus meningkatkan prestasi golf di Indonesia."

Para penggemar golf di kawasan Asia Tenggara juga dapat menyaksikan aksi para pegolf favoritnya selama empat hari pergelaran Indonesian Masters melalui platform televisi Asian Tour. Indonesian Masters, yang digelar untuk pertama kalinya pada 2011, akan menjadi turnamen kedua terakhir pada musim Asian Tour 2019. “Semoga turnamen ini akan berlangsung dengan sukses di Royale Jakarta Golf Club," tutup Cho Minn Thant.

 

Tentang Indonesian Masters

Indonesian Masters merupakan turnamen golf profesional berskala internasional di Indonesia yang bergulir sejak 2011. Indonesian Masters digagas oleh Jimmy Masrin, seorang pengusaha yang memiliki passion besar terhadap olahraga golf yang dikenalnya sejak 1980-an. Melalui Indonesian Masters, Jimmy Masrin bermimpi Indonesia bisa berada di arena global melalui platform golf.

Setiap tahun Indonesian Masters mampu menghadirkan bintang-bintang dunia, seperti Lee Westwood, Thongchai Jaidee, Ian Woosnam, Michael Campbell, Ernie Els, Darren Clarke, Thomas Bjorn, Kiradech Aphibarnrat, Brandt Snedeker, Henrik Stenson, dan  Justin Rose--yang saat itu merupakan pegolf No. 1 Dunia--bahkan tampil di Indonesian Masters 2018 untuk kedua kalinya setelah memenangi turnamen tersebut pada 2017. Hingga memasuki tahun kedelapan pada 2018, Indonesian Masters telah menjadi turnamen profesional terbesar dan bergengsi di Indonesia.

Eksistensi Indonesian Masters pun diakui di benua Asia, sehingga beberapa kali menjadi turnamen penutup kalender musim Asian Tour dan menjadi event penting dalam penentuan gelar juara Asian Tour Order of Merit (OOM), serta menjadi salah satu dari lima event Panasonic Swing yang menyediakan total bonus yang menarik bagi para pemain Asian Tour, sejak 2017.

 

Tentang Bank Negara Indonesia

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI didirikan pada tanggal 5 Juli 1946 dan menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. BNI sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955.

Hingga Semester I 2019, BNI memiliki 2.372 outlet dalam negeri yang tersebar di 34 provinsi dan 420 kabupaten/kota serta 8 outlet luar negeri yang tersebar di berbagai negara. BNI memiliki 33 Sentra Kredit Menengah (SKM), 25 Sentra Kredit Kecil (SKC), serta 12 Consumerdan Retail Loan Center (LNC).

BNI kini memiliki 18.405 ATM yang tersebar di 34 provinsi dan 521 kabupaten/ kota termasuk 6 (enam) ATM di luar negeri, yaitu 4 ATM di Hong Kong dan 2 ATM di Singapura. Jaringan ATM tersebut juga dapat melayani transaksi kartu debit berlogo GPN, Link, ATM Bersama, dan Prima.

BNI sebagai holding perusahaan telah memiliki 5 anak perusahaan, yaitu BNI Multifinance (pembiayaan), BNI Life (perasuransian), BNI Remittance (remitansi), BNI Syariah (perbankansyariah), dan BNI Sekuritas (pasar modal). BNI AssetManagement (Manajer Investasi) merupakan anak perusahaan dari BNI Sekuritas.

 

Tentang Bank Rakyat Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 16 Desember 1895. Hingga saat ini, Bank BRI merupakan bank yang konsisten dalam memberikan pelayanan kepada segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, Bank BRI juga terus berinovasi dalam mengembangkan berbagai produknya melalui digital platform, seperti produk consumer banking hingga layanan institusional yang diperuntukkan bagi masyarakat perkotaan. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan bertransaksi, Bank BRI terus mengembangkan jaringan unit kerja baik konvensional dan e-channel. Berdasarkan data per akhir Desember 2018, Bank BRI memiliki 9.647 jaringan kerja konvensional, yang terdiri dari 7.586 jaringan mikro, termasuk Teras BRI dan Teras BRI Keliling, 964 Kantor Kas, 609 Kantor Cabang Pembantu, 468 Kantor Cabang, serta 19 Kantor Wilayah yang semuanya terhubung secara real time online. Untuk mengoptimalkan jaringan dan pemanfaatan teknologi terkini guna mendukung pertumbuhan bisnis perbankan, BRI telah melakukan peluncuran Satelit Perbankan pertama dan satu-satunya di dunia, yakni BRIsat yang telah diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2016 (waktu Kourou), di Kourou, French Guiana. Untuk meningkatkan akses dan literasi keuangan, Bank BRI telah memiliki 401.550 agen BRILink dan 3 Teras Kapal untuk menjangkau wilayah – wilayah kepulauan di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.bri.co.id.

 

Tentang MedcoEnergi

PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi”) adalah perusahaan energi dan sumber daya alam terkemuka di Asia Tenggara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (MEDC-IDX). MedcoEnergi memiliki tiga segmen bisnis utama, Minyak dan Gas, Daya dan Pertambangan. MedcoEnergi mengeksplorasi dan memproduksi minyak dan gas terutama di Indonesia dan memperluas kehadirannya di Asia Tenggara. Kelompok usaha MedcoEnergi mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas, panas bumi dan air di Indonesia melalui Medco Power Indonesia dan kepemilikan non-konsolidasi di Amman Mineral Nusa Tenggara yang mengoperasikan tembaga besar Indonesia dan tambang emas.

 

Tentang Asian Tour

Sebagai bagian resmi dari golf professional di Asia, Asian tour memimpin kemajuan golf di berbagai daerah, meningkatkan karir anggotanya dan juga berkomitmen tinggi dalam integritas permainannya. Asian Tour, melalui keanggotan di Federasi Internasional PGA Tours, adalah satu-satunya pan-asian tur profesional golf yang diakui. Fitur unik ini memposisikan Asian Tour di puncak golf profesional di Asia; Menyediakan acara dengan status Official World Ranking. Partner tur meliputi Rolex (Official Timekeeper), Panasonic (Official Consumer Electronics), Habitat for Humanity (Official Sustainable Development Partner), Titleist (Official Web Partner), Footjoy (Supplier), Wall Street Journal (Official International Media Partner). Sentosa, Singapore adalah Home of the Asian Tour yang juga memiliki kantor di Kuala Lumpur. Asian Tour adalah mitra afiliasi dari The RdanA. Kunjungi kami di: www.asiantour.com. 

 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Corporate Secretary BNI

Telp: 021-5728387

Email: bni@bni.co.id

Related

Arsip Berita