en-USid-ID
X

BNI Go Green


Saat ini dunia dihantui kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim termasuk dampak kerusakan lingkungan hidup akibat aktivitas manusia. Mencermati kondisi ini BNI secara proaktif mengambil bagian dalam upaya pemulihan lingkungan, salah satu caranya dengan membuat program “BNI Go Green”. Program BNI Go Green merupakan salah satu misi BNI yakni meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan dan sosial Kepedulian BNI terhadap permasalahan lingkungan hidup karena sebagai organisasi, BNI memerlukan lingkungan dan alam yang terpelihara untuk survival kehidupan dan menjaga kontinuitas bisnis.

Untuk mengaktualisasikan semangat ini, BNI menggunakan pendekatan 4 (empat) mata angin keberlanjutan (compass of sustainability) untuk diterapkan dalam praktek corporate sustainability dengan mempertimbangkan keberlanjutan: alam/nature, sosial kemasyarakatan/society, sumber daya manusia/well-being, ekonomi/economy. Empat mata angin keberlanjutan diinternalisasikan ke unit business dan supporting yang kemudian digunakan menjadi acuan dalam menghasilkan produk dan layanan perbankan yang ramah lingkungan.

Secara internal, BNI meningkatkan kapasitas pengetahuan pegawai mulai dari perilaku hidup hijau pegawai (green attitude), tindakan hemat energi, hingga pelatihan tentang risiko lingkungan dan sosial dalam analisa kelayakan kredit. BNI juga menyediakan produk dan layanan ritel yang mendorong gaya hidup hijau seperti KPR Hijau, kartu kredit BNI-WWF, fitur Adopsi Orangutan dan Penanaman Pohon, dan layanan perbankan yang paperless (e-billing, formless transfer).

Sementara itu, di level eksternal BNI konsisten melaksanakan program-program pelestarian lingkungan hidup baik yang bersifat forestry maupun non-forestry, termasuk pemanfaatan energi terbarukan. Program-program ini dilaksanakan baik melalui skema CSR maupun kredit komersial. BNI membiayai proyek-proyek ramah lingkungan yang dijalankan oleh klien BNI seperti pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal), biomass, biogas, hydro dan waste management. BNI juga mendirikan pusat pembibitan sejuta tanaman keras di Sentul Bogor dan membangun Hutan dan Taman Kota di beberapa kota di Indonesia.

Praktek corporate sustainability membawa “value” bagi BNI dalam hal positioning dan corporate identity. Melalui value of “Corporate Sustainability” BNI menciptakan value/nilai yang dapat bertahan lama dalam jangka panjang yang bermanfaat untuk kepentingan stakeholder dengan tetap memperhatikan keberlanjutan alam dan masyarakat. Bahkan sejak tahun buku 2009, BNI telah mempublikasikan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang berfungsi untuk melaporkan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh BNI dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan.