en-USid-ID
X

Komisaris


Hartadi A Sarwono

Hartadi A Sarwono

Komisaris Utama / Komisaris Independen

Lahir tahun 1952. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Jurusan Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (1979), gelar Master of Arts di bidang Macroeconomics, University of Oregon, USA (1985) dan gelar Doctor of Philosophy di bidang Monetary Theory and Policy dari Universitas of Oregon, USA (1989).

Diangkat dalam RUPSLB tanggal 12 Januari 2016 sebagai Komisaris Utama BNI berdasarkan akta RUPSLB nomor 01 tanggal 12 Januari 2016 dan mendapatkan persetujuan OJK tanggal 4 Mei 2016. Pada tanggal 30 Maret 2017 mendapat penugasan khusus sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi.

Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (2013-2016). Sebelumnya menjabat sebagai Deputi Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (1997-2000), Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Bani Indonesia (2000-2003), Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Tokyo (2003) dari Deputi Gubernur Bank Indonesia (2003-2013).

Wahyu Kuncoro

Wahyu Kuncoro

Wakil Komisaris

Lahir tahun 1969. Memperoleh gelar Sarjana (S1) dari Universitas Sebelas Maret (1993) dan gelar Sarjana (S2) jurusan Magister Management dari Universitas Gadjah Mada (2005).

Diangkat dalam RUPS tanggal 10 Maret 2016 sebagai Komisaris BNI berdasarkan akta RUPS nomor 8 tanggal 10 Maret 2016 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 25 Januari 2017. Pada tanggal 14 Februari 2017 mendapat penugasan khusus sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dan sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi.

Sebelumnya menjabat sebagai Asisten Deputi Bidang Usaha Jasa III, Kementerian BUMN (2013), Asisten Deputi Bidang Usaha Perbankan dan Asuransi, Kementerian BUMN (2014), Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis, kementerian BUMN (2015), Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN (2016) dan Komisaris PT Angkasa Pura II (persero) (2012-2016).

Revrisond Baswir

Revrisond Baswir

Komisaris Independen

Lahir tahun 1958. Memperoleh gelar Sarjana dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Yogyakarta (1983), Master of Business Administration dari Western Michigan University, Amerika Serikat (1991), dan Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya (2011).

Diangkat dalam RUPS tanggal 17 Maret 2015 sebagai Komisaris BNI berdasarkan akta RUPS nomor 34 tanggal 17 Maret 2015 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 24 Juni 2015. Dalam RUPS tanggal 10 Maret 2016 dialihtugaskan menjadi Komisaris Independen dan mendapatkan persetujuan OJK pada tanggal 25 Januari 2017. Pada tanggal 24 Juni 2015 mendapat penugasan khusus sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Selanjutnya, masing-masing pada tanggal 14 Februari 2017 dan 30 Maret 2017, mendapat penugasan khusus sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko dan Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi.

Saat ini juga juga bekerja sebagai Dosen pada FEB UGM (1983-sekarang). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Staf Ahli Kementerian HAM RI (2000), Staf Ahli Dewan Perwakilan Daerah RI (2005), Kepala Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM (2005-2007 dan 2013-2014), Anggota Komite Kebijakan Publik Kementerian BUMN (2006-2011 dan 2015-2016), Komisaris dan Ketua Komite Audit PTPN XIII, Pontianak (2008-2013), Komisaris PTPN VIII, Bandung (2013-2014), Komisaris dan Ketua Komite Audit PTPN XI, Surabaya (2014-2015).

Pataniari Siahaan

Pataniari Siahaan

Komisaris Independen

Lahir tahun 1946. Memperoleh gelar Sarjana dari Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti (1978) dan Sarjana dari Jurusan Teknik Sipil Transportasi Universitas Krisnadwipayana (2006), Magister Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti (2007), dan Doktor Ilmu Hukum dari Hukum, Universitas Trisakti (2011).

Diangkat dalam RUPS tanggal 17 Maret 2015 sebagai Komisaris BNI berdasarkan akta RUPS nomor 34 tanggal 17 Maret 2015 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 25 Juni 2015. Dalam RUPS tanggal 10 Maret 2016 dialihtugaskan menjadi Komisaris Independen dan mendapatkan persetujuan OJK pada tanggal 25 Januari 2017. Pada tanggal 25 Juni 2015 mendapat penugasan khusus sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, Pada tanggal 30 Maret 2017 mendapat penugasan khusus sebagai Ketua Komite Audit.

Saat ini juga menjabat sebagai Anggota Lembaga Pengkajian MPR-RI (2015-2019), Dewan Redaksi Jurnal Hukum Prioris (2013-Sekarang), dan Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Trisakti (2011-Sekarang). Sebelumnya menjabat sebagai Ketua Tim Sosialisasi Putusan MPR RI Bidang Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945 (2005-2009), Pimpinan Badan Legislasi DPR RI (2004-2009), dan berbagai jabatan Ketua dan Anggota pada DPR/MPR RI (1999-2009).

Bistok Simbolon

Bistok Simbolon

Komisaris

Lahir tahun 1956. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Jurusan Hukum dari Universitas Sumatera Utara, gelar Sarjana (S2) Jurusan Ekonomi dari Universitas Indonesia.

Diangkat dalam RUPS tanggal 12 Januari 2016 sebagai Komisaris BNI berdasarkan akta RUPSLB nomor 01 tanggal 12 Januari 2016 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 10 Mei 2016. Pada tanggal 10 Mei 2016 mendapat penugasan khusus sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Pada tanggal 14 Februari 2017 mendapat penugasan khusus sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko.

Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Kabinet (2015-Januari 2017). Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Polkam, Pertahanan, Ratifikasi dan Permasalahan Hukum Sekretariat Kabinet (20016-2011), Deputi Sekretariat Kabinet Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (2011-2015).

Joni Swastono

Joni Swastono

Komisaris

Lahir tahun 1956. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Jurusan Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (1981), gelar Sarjana (S2) Jurusan Ekonomi dari Colorado State University, USA (1985), dan gelar Sarjana (S3) Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia (2007).

Diangkat dalam RUPS tanggal 10 Maret 2016 sebagai Komisaris BNI berdasarkan akta RUPS nomor 8 tanggal 10 Maret 2016 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 20 April 2016. Pada tanggal 20 April 2016 mendapat penugasan khusus sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Pada tanggal 14 Februari 2017 mendapat penugasan khusus sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko.

Menjabat sebagai Deputi Komisioner Manajemen Strategis IIB, Otoritas Jasa Keuangan (Juni 2015-2016). Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Departemen Pengawasan Bank 3, Bank Indonesia (2008), Direktur Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan, Bank Indonesia (2008-2011), Kepala Perwakilan Semarang, Bank Indonesia (2011-2013), Kepala Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan, Bank Indonesia (2013), Kepala Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (2013 – 2015).

Marwanto Harjowiryono

Marwanto Harjowiryono**)

Komisaris

Lahir tahun 1959. Memperoleh gelar Sarjana (S1) jurusan Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, gelar Sarjana (S2) dari Vanderbilt University, USA dan Doktor di Universitas Gadjah Mada.

Diangkat dalam RUPS tanggal 16 Maret 2017 sebagai Komisaris BNI.

Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan, Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (2011-2013), Direktur Eksekutif Bank Pembangunan Asia (2009-2011), Staf Ahli Tim Reformasi Birokrasi, Departemen Keuangan (2007-2009) dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal Departemen Keuangan RI (2004-2006).

Ahmad Fikri Assegaf

Ahmad Fikri Assegaf**)

Komisaris Independen

Memperoleh gelar Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Indonesia dan Sarjana (S2) Hukum dari Cornell Law School, Ithaca, New York.

Diangkat dalam RUPS tanggal 16 Maret 2017 sebagai Komisaris Independen BNI.

Saat ini juga menjabat sebagai Vice Chairman Regional Management Council Rajah Tann Asia, Co-Managing Partner Kantor Assegaf Hamzah & Partners (2017), Sebelumnya menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (2015-2020), Anggota Panitia Seleksi Anggota Komisi Yudisial (2015) dan Anggota Dewan Kehormatan Himpunan Konsultan Hukum pasar Modal (2015-2018).

Catatan :

*) Komisaris, Belum Efektif Menjadi Wakil Komisaris Utama

**) Belum Efektif sebagai Komisaris & Komisaris Independen