Pengenalan Reksa Dana

Reksa Dana merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.

Mengapa Berinvestasi di Reksa Dana?

Inflasi merupakan kondisi perekonomian yang berpotensi mendepresiasi value of money. Agar aset yang kita miliki dapat tumbuh positif, terutama aset dana likuid, maka pemilihan instrumen simpanan yang optimal diperlukan dalam mengalahkan inflasi.

Manfaat Investasi Reksa Dana

  • Modal Investasi yang terjangkau.
  • Diversifikasi investasi dalam surat berharga.
  • Kemudahan akses dan transparasi dalam berinvestasi.
  • Pengelolaan secara profesional.

Jenis-jenis Reksa Dana yang dijual melalui BNI

  • Reksa Dana Terbuka (Open Ended)
    • Reksa Dana Pasar Uang berinvestasi 100% ke dalam instrumen pasar uang (SBI, Deposito, dan lain-lain) dan obligasi dengan sisa jatuh tempo kurang dari satu tahun.
    • Reksa Dana Pendapatan Tetap berinvestasi minimum 80% pada efek utang, umumnya pada obligasi.
    • Reksa Dana Campuran berinvestasi pada efek saham, efek utang, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing tidak melebihi dari 79% dari Nilai Aktiva Bersih, dimana dalam portfolio Reksa Dana tersebut wajib terdapat efek saham dan efek utang.
    • Reksa Dana Saham berinvestasi minimum 80% pada efek saham.
  • Reksa Dana Terproteksi memberikan proteksi atas investasi awal investor melalui mekanisme pengelolaan portofolionya.

Jenis Profil Risiko dan Rekomendasi Model Portfolio

  1. Konservatif
    Anda lebih memprioritaskan perlindungan pokok investasi, arus kas yang likuid dengan fluktuasi nilai investasi yang rendah.
    KonservatifKategori Produk :
    70% produk tunai (liquid).
    20% produk pendapatan tetap.
    10% produk berkembang.
  2. Moderat
    Prioritas Anda dalam investasi lebih kepada pertumbuhan nilai investasi yang lebih tinggi dan bersedia menerima risiko fluktuasi nilai investasi.
    ModeratKategori Produk :
    50% produk tunai (liquid).
    30% produk pendapatan tetap.
    20% produk berkembang.
  3. Agresif
    Tujuan investasi Anda memperoleh pertumbuhan yang tinggi dalam jangka panjang dan siap menerima fluktuasi yang tinggi atas nilai investasi Anda.
    AgresifKategori Produk :
    20% produk tunai (liquid).
    40% produk pendapatan tetap.
    40% produk berkembang.
  4. Sangat Agresif
    Tujuan investasi Anda adalah memperoleh pertumbuhan yang sangat tinggi dalam jangka panjang dan siap menerima flustuasi signifikan atas nilai investasi Anda.
    Sangat AgresifKategori Produk :
    20% produk tunai (liquid).
    20% produk pendapatan tetap.
    60% produk berkembang.

Kategori Produk

Kategori Produk

Manajer Investasi yang bekerja sama dengan BNI

  • PT BNI Asset Management.
  • PT Batavia Prosperindo Asset Management.
  • PT BNP Paribas Investment Partners.
  • PT Syailendra Capital.
  • PT Schroder Investment Management.
  • PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.
  • PT Trimegah Asset Management.
  • PT Bahana TCW Investment Management.
  • PT Danareksa Investment Management.
  • PT Ashmore Asset Management Indonesia.

Biaya–biaya

  • Setiap pembelian (subscription) 1%, pengalihan (switching) 0,5% dan penjualan kembali (redemption) 0,25% dari nilai transaksi pembelian/pengalihan/penjualan kembali (kecuali produk yang ditentukan lain dalam prospektus).
  • Free administration fee untuk pembelian reksa dana melalui e-channel.

Metode Pembelian Reksa Dana

  • Lumpsum penempatan dana diinvestasikan sekaligus dengan dana yang ditempatkan pada umumnya dalam jumlah besar.
    Keunggulan :
    • Berpotensi mendapatkan return lebih optimal.
    • Transparansi transaksi terpantau secara periodik.
  • Berkala (reguler investing) penempatan dana regular setiap bulan dengan sistem auto debet. Pendebetan dapat dilakukan selama jangka waktu 3, 6, 12, 24, 36, 48, 60, 120, dan 180 bulan setiap tanggal 1 sampai dengan 28, dengan sumber pendebetan berasal dari rekening Taplus dan Giro Perorangan Nasabah.
    Keunggulan :
    • Meminimalisir risiko fluktuasi harga melalui strategi cost averaging.
    • Pembelian dilakukan secara auto debet.
    • Transparansi transaksi terpantau secara periodik.

Tata Cara Pembelian Reksa Dana

  • Konvensional dan elektronik melalui BNI Mobile Banking.
  • Menjadi Nasabah BNI.
  • Investor terlebih dahulu membaca dan memahami Prospektus yang merupakan dokumen resmi berisikan informasi material tentang Reksa Dana.
  • Mengisi formulir terkait transaksi Reksa Dana dan melampirkan fotokopi KTP serta NPWP (jika ada) yang masih berlaku.
  • Memastikan ketersediaan dana pada rekening afiliasi yang menjadi sumber pembelian Reksa Dana. Apabila investor atau calon investor menginginkan harga NAB di hari yang sama, maka penyediaan dana selambatnya dilakukan pada pukul 13.00 WIB.

Risiko Investasi

  • Risiko fluktuasi harga efek.
  • Risiko pasar, merupakan akibat perubahan kondisi makro ekonomi, diantaranya perubahan nilai tukar dan tingkat suku bunga.
  • Risiko kredit, merupakan akibat kegagalan pembayaran dari pihak emiten/penerbit efek.
  • Risiko perubahan kondisi ekonomi dan politik yang disebabkan karena adanya perubahan Peraturan Pemerintah, misalnya terkait ketentuan perpajakan.

Disclaimer

Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang.

Reksa Dana bukan merupakan produk BNI sehingga BNI tidak bertanggung jawab atas segala tuntutan dan risiko atas pengelolaan portfolio produk Investasi.BNI bertindak sebagai Agen Penjual Reksa Dana.

BNI tidak bertanggung jawab atas segala tuntutan dan risiko atas pengelolaan portfolio Reksa Dana.